Kapsul Madedem

COMPOSITION

Phaleria macrocarpa fr 23,75 mg
Andrographis 23,75 mg
Curcuma xanthoriza rh 19,00 mg
Morinda cintrifolia fr 23,75 mg
 
POM TR 063 362 541
Netto : 30 capsules

Diabetes merupakan penyakit di mana pankreas tidak dapat menghasilkan insulin secara cukup atau tubuh memang tidak dapat menggunakan insulin yang dihasilkan secara efektif. Diperkirakan ada 180 juta orang di dunia terkena diabetes. Jumlah ini akan naik menjadi 2x lipat pada tahun 2030. Pada tahun 2005 ada 1,1 juta orang meninggal akibat diabetes, di mana 80% angka kematian terjadi di negara dengan penghasilan rendah sampai menengah. Perlu diketahui pula bahwa hampir separuhnya terjadi di bawah usia 70 tahun dan 55% nya adalah wanita (Sumber : WHO).

Gejala Umum pada Penderita Diabetes Melitus….

Umumnya penderita sering buang air kecil (poliuria), terutama pada malam hari, sering lapar (poligagia), lemas, dan berat badan menurun. Gejala yang lain adalah : gatal-gatal, kesemutan, luka yang tidak sembuh-sembuh, rasa baal, mata kabur, impotensi pada pria, pada wanita sering terjadi gatal-gatal pada vulva, keputihan, infeksi saluran kemih. Jika gejala-gejala ini mulai Anda rasakan sebaiknya segera untuk memeriksa kadar gula darah. Kadar gula darah biasanya diukur dalam keadaan puasa (8-10 jam tidak makan/minum manis, hanya dibenarkan minum air putih saja) yaitu sekitar 70 – 120 mg/dl. Bila kadar gula darah lebih tinggi dari itu maka ada kemungkinan orang tersebut menderita diabet. Jangan biarkan tubuh Anda tiba-tiba harus diamputasi akibat diabetes. Cegah sedini mungkin agar lebih banyak cita-cita yang dapat Anda raih.

Salah satu kunci bagi penderita diabetes adalah pengaturan diet secara ketat. Salah dalam menentukan menu bisa jadi masalah besar. Guna membantu para penderita diabetes, kami menghadirkan inovasi produk baru berupa ”kapsul Madedem”. Secara tradisional, kapsul ini digunakan bagi para penderita diabetes melitus. Karena kapsul ini merupakan perpaduan beberapa ekstrak herbal yaitu : Mahkotadewa, Angelica, Sambiloto dan Mengkudu, yang telah diformulasi secara seimbang, sehingga tidak mengiritasi lambung. Dengan konsumsi 1 x 1 kapsul sehari atau maksimum 3 x 1 sehari akan membantu Anda untuk mengontrol kadar gula darah di angka normal. Sebagaimana hasil penelitian yang dilakukan oleh Suryadhana (UNIKA Widya Mandala Surabaya) dengan menggunakan binatang percobaan tikus dinyatakan, bahwa ekstrak daun sambiloto dengan dosis 0,5 g/kg bb, 1 g/kg bb dan 1,5 g/kg bb dapat menghambat kenaikan kadar glukosa darah tikus normal (POM).

Comments are closed.