Kapsul Temu Lawak

kp-temulawak.png

COMPOSITION  
Curcuma xanthorrhiza rh 100%

POM TR 043 340 141
Netto : 90 capsules

 

Traditionally it helps to treat obstipation, gastritis, hepatitis and gall bladder problem. It also reduces unpleasant odour


Kapsul Temulawak secara tradisional membantu dalam proses penyembuhan sembelit, maag, asma, hepatitis, penyakit kadung empedu dan problem bau badan.

Di dalam temulawak terkandung senyawa kurukim. Kurkumin merupakan zat warna kuning juga memiliki sifat antioksidan. Disamping itu, kurkumin dapat membantu lever dalam menetralkan racun-racun yang terdapat dalam asap rokok.



TEMULAWAK ( Curcuma xanthorrhiza. Roxb.)
Famili : Zingiberaceae
Daerah : Koneng gede, temulabak, temu putih

Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roburgh) berasal dari Jawa, Bali dan Maluku dimana di sana tanaman ini masih tumbuh secara sangat subur, seperti di hutan kayu jati. Biasanya dikembangkan di Jawa dan Malaysia, dan tempat-tempat lain (seperti India dan Thailand). Rhizoma digunakan untuk berbagai masalah perut dan hati (penyakit kuning, batu empedu). Rebusan rhizoma digunakan sebagai penyembuhan demam dan sembelit, dan digunakan para wanita untuk mengurangi peradangan rahim setelah melahirkan. Temulawak juga berkembang biak di tanah tegalan sekitar pemukiman, terutaama pada tanah gembur, sehingga buaah rimpangnya mudah berkembang menjadi besar. Temulawak termasuk jenis tumbuh-tumbuhan herba yang batang pohonnya berbentuk batang semu dan tingginya dapat mencapai 2 meter. Daunnya lebar dan pada setiap helaian dihubungkan dengan pelapah dan tangkai daun yang agak panjang. Temulawak mempunyai bunga yang berbentuk unik (bergerombol) dan berwarna kuning tua. Rimpang temulawak sejak lama dikenal sebagai bahan ramuan obat. Aroma dan warna khas dari rimpang temulawak adalah berbau tajam dan daging buahnya berwarna kekuning-kuningan. Daerah tumbuhnya selain di dataran rendaah juga dapat tumbuh baik sampai pada ketinggian tanah 1500 meter di atas permukaan laut.

Sifat Kimiawi : Mengandung minyak atsiri seperti limonina yang mengharumkan, sedangkan kandungan flavonoida-nya berkhasiat menyembuhkan radang. Minyak atsiri juga bisa membunuh mikroba. Buahnya mengandung minyak terbang (anetol, pinen, felandren, dipenten, fenchon, metilchavikol, anisaldehida, asam anisat, kamfen) dan minyak lemak.

Efek Farmakologis : Sifatnya rasa sedikit pahit, anti sembelit, acnevulgaris, anti-inflamasi dan anti hepatotoksik, laktagoga, kolagoga, tonikum, diuretik, fungstatik dan bakteriostatik. Kandungan adas hitam juga membantu mengeluarkan angin, dan mendorong pengeluaran air seni.

Bagian tanaman yang digunakan : rimpang segar atau dikeringkan

Comments are closed.